Pansus Aset DPRD Sergai Siap Bermusyawarah dengan Pemko T.Tinggi

Tebingtinggi : Terkait tapal batas wilayah Kabupaten Serdang Bedagai yang merupakan pecahan dari Kabupaten Deli Serdang dengan wilayah Kota Tebingtinggi, Tim Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kabupaten Sergai mengaku siap bermusyawarah dengan pihak Pemerintah Kota Tebingtinggi.

“Pada saat program AMD (ABRI Masuk Desa) untuk pengeringan rawa Paya Pasir di tahun 80-an lalu, ada patok besar alam di tengah rawa yang setelah kering patok itu hilang, untuk meluruskan tapal batas wilayah tersebut, kita dari tim pansus siap untuk bermusyawarah dengan Pemko Tebingtinggi guna mencari ‘win win solusion’ bersama” terang Ketua Tim Pansus Aset Kabupaten Serdang Bedagai, Suaripin S.Sos saat berkunjung ke Kota Tebingtinggi, Kamis (20/10).

Tim Pansus Aset DPRD Kabupaten Sergai yang diketuai Suaripin S.Sos beserta 15 orang rombongan tersebut diterima Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan beserta Wakil H Irham Taufik, Plt SEkdako H Hadi Winarno, Kabag Administrasi Pemerintahan Muhammad Dimiyati dan Kabag Aset Daerah Pemko Tebingtinggi di Ruang Data Sekretariat Pemko Tebingtinggi.

Salah seorang anggota Tim Pansus Aset DPRD Sergai, Dolpin Barus ST dari Fraksi PDIP mengaku sangat disayangkan setelah adanya temuan BPK masalah aset, pertemuan itu baru dilaksanakan dan duduk bersama membahas masalah tersebut, sebab disinyalir Deli Serdang seolah-olah akan menjual atau menukar aset tersebut kepada Tebingtinggi.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Sergai masih menunggu penyerahan dari kabupaten induk (Deli Serdang – red) dalam hal tiga aset yakni rumah dinas Camat Tebingtinggi di belakang Anjungan Sri Mersing, tanah dan bangunan di sebelah kantor BPN di Jalan Yos Sudarso (Kantor Camat Tebingtinggi) serta tanah dan bangunan di sebelah Kantor Perpustakaan (Kantor Cabdis Pendidikan Sergai)”, kata Dolpin Barus.

Dolpin Barus juga mengatakan, “Survei mereka di daerah Penggalian tidak sedikit masyarakat yang menghendaki masuk ke wilayah kota Tebingtinggi, di karenakan tidak meratanya pembangunan oleh Pemkab Sergai, jadi apa salahnya Tebingtinggi juga bermohon kepada Sergai untuk perluasan kota, demi kemajuan masyarakat dalam koridor NKRI” katanya.

Sementara itu, Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan mengaku telah mempelajari masalah keberadaan tiga asset tersebut yang secara hukum berada diwilayah Tebingtinggi, namun itu merupakan aset Serdang Bedagai. “Sebagai NKRI tidak ada masalah bila Tebingtinggi juga memiliki aset di wilayah Sergai dan tidak menutup kemungkinan hal itu dapat terjadi di karenakan kepadatan penduduk, yang nantinya Tebingtinggi mendirikan perumahan untuk masyarakat Tebingtinggi namun wilayahnya di Sergai. Kerjasama yang lain juga perlu di lakukan seperti halnya dengan masalah pengendalian banjir yang sering melanda sebagai wilayah kota ini”, kata Umar Hasibuan,-

About these ads

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Tulisan ini dipublikasikan di PERISTIWA & SEREMONI dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s