Minta Kepastian Pilkada Ulang, Dua Forum Masyarakat Datangi KPUD T.Tinggi

Tebingtinggi : Dikarenakan tidak ada kepastian kapan diselenggarakannya pemungutan suara ulang Pemilukada Kota Tebingtinggi, dua ketua forum masyarakat Kota Tebingtinggi masing-masing H Fadlan Khairi selaku Ketua Kelompok Masyarakat Peduli Pemilukada dan Sahrial Saleh dari Forum Komunikasi Anak Tebingtinggi, mendatangi KPU Tebingtinggi, Kamis (14/4) di Jalan Rumah Sakit Umum Tebingtinggi.

Kedatangan dua ketua forum masyarakat itu diterima Ketua KPU Wal Ashri SPd dan anggotanya Maswarni, di ruang kerjanya, sekaligus melakukan dialog untuk mendapatkan informasi yang terpercaya atas kesimpang siuran yang membingungkan masyarakat.

H Fadlan Khairi mengatakan bahwa kini masyarakat kota Tebingtinggi gelisah dengan situasi yang berkembang, terkait dengan kesimpang siuran tentang pemungutan suara ulang, dimana ada yang mengatakan 4 pasang calon dan ada yang mengatakan 5 pasang calon, “Karena itulah kami bertemu dengan Ketua KPUD Tebingtinggi”, katanya.

Pengalaman pada Pilkada Kota Tebingtinggi yang lalu, dan hal ini sudah terjadi karena salah mengartikan, sehingga orang yang tidak berhak sebagai calon walikota masuk didalamnya, akibatnya keluarlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemungutan suara ulang, Tegas H Fadlan Khairi.

Menurut Fadlan, hal ini mengakibatkan terjadinya kerugian Negara/Pemerintah Kota lebih kurang Rp 6 miliar, belum lagi kerugian peserta, kerugian masyarakat pemilih lebih kurang 97.000 dikalikan upah normative. “Dimana dari bahasa hukumnya KPU harus bertanggung jawab atas kerugian Negara ini, dan ini bukan merupakan delik aduan. Pengalaman inilah yang mendorong kami, untuk datang ke KPU menanyakan langsung kapan akan dilaksanakan pemungutan suara ulang dan berapa pasang pesertanya” katanya.

Fadlan Khairi juga mengungkapkan keheranannya tentang Pj Walikota Tebingtinggi yang membuat opini baik di internet maupun dalam pertemuan-pertemuan, seolah-olah dia sudah pasti menggantikan kedudukan salah satu pasangan calon. “Inilah yang membuat kebingungan masyarakat Kota Tebingtinggi. Sedangkan tugasnya sebagai Penjabat Walikota dalam pemungutan suara ulang ini sebagai fasilitator, bukan mencampuri urusan calon walikota” terangnya.

Ketua KPUD Wal Ashri menyambut baik kedatangan dua ketua forum masyarakat, yang mau memperhatikan dan berpartisipasi dalam mensukseskan pemungutan suara ulang Pemilukada Kota Tebingtinggi yang demokratis. Tentang kapan diselenggarakannya pemungutan suara ulang dan berapa pasang calon yang akan tampil, dengan singkat Wal Ashri menjawab, akan dilaksanakan secepatnya, karena pihaknya masih melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi, tegasnya,- (TIM)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di POLITIK & PILKADA dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s