Gara-Gara Rokok, Cewek Tomboy Ditikam di Kedai Tuak

Tebingtinggi : Gara-gara rokok, seorang wanita tomboy, Mardanta Br Manurung (20) warga Desa Sungai Piring, Kisaran Kabupaten Asahan menjadi korban penikaman seorang pria di kedai tuak di Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi, Senin (16/5) pagi sekira pukul 05.00 Wib.

Menurut pengakuan korban saat ditemui di RS Bhayangkari Tebingtinggi, korban sudah setahun bekerja sebagai pelayan di salah satu rumah makan di Kota Tebingtinggi dan saat kejadian dia bersama dua orang temannya sedang merayakan ulang tahun dengan pesta minuman tuak di kedai tuak Jalan Imam Bonjol.

Tepat sekitar pukul 04.00 Wib datang SP dan temannya AH warga Jalan Kartini Tebingtinggi. Salah seorang diantaranya meletakan rokok di meja sambil mengatakan, ”Hisap saja rokok ini, aku mau kebelakang buang air kecil”, cetus Mardanta menirukan ucapan SP. Sekembalinya SP, saat dilihat rokok tersebut telah habis dihisap, langsung SP meminta ganti kepada mereka bertiga, karena hari masih pagi Mardenta pun berkata, ”Iya, kami ganti rokok kamu, tapi pagi ini tak ada kios rokok yang buka, jadi diganti dengan uang saja”, kata Mardanta.

Tak terima dengan ucapan korban, pelaku langsung memukulnya dengan tangan, sempat dilerai oleh kedua temannya, namun kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh pelaku untuk menusuk bagian belakang badan Mardanta dengan pisau dan pelaku SP langsung melarikan diri mengunakan sepeda motor bersama temannya. “Tiba-tiba SP mengambil pisau yang ada diselipkan di kakinya langsung menikam, aku langsung minta tolong ke pemilik pakter tuak”paparnya.

Pemilik kedai tuak, Novi yang saat itu sudah tidur terkejut mendengar suara jeritan meminta pertolongan. Saat keluar, dilihatnya korban sudah pingsan dengan berlumuran darah di bagian badan belakangnnya, “Karena merasa kasihan tidak ada keluarga, kami yang sudah menjadi langganannya, menyelamatkan korban ke RS Bhayangkara Tebingtinggi untuk mendapatkan pertolongan”, ucap novi.

Keterangan dari pihak rumah sakit menyebutkan, luka tusukan benda tajam pada tubuh bagian belakang korban sedalam kurang lebih 7 cm sehingga dilakukan operasi kecil dengan menjahit luka korban sebanyak tiga jahitan.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP Lili Astono ketika dikonfirmasi wartawan mengaku kasusnya masih dalam lidik. “Kedua pelaku yang sudah dikantongi nama-namanya kini masih dalam pengejaran petugas” kata Kasat Reskrim,- (TIM)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di HUKUM/KRIMINAL. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s