Laboratorium Terpadu Diharapkan Bisa Sumbang PAD

Tebingtinggi : Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi saat ini sedang merencanakan Laboratorium Terpadu yang berlokasi di Jalan Gunung Leuser Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi sebagai pusat penelitian dan pelatihan bagi siswa, guru dan masyarakat sehingga diharapkan kedepan bisa menyumbang pendapatan asli daerah.

“Target awal kita kedepan, keberadaan Laboratorium Terpadu akan dijadikan sebagai pusat penelitian di Kota Tebingtinggi, tidak hanya untuk kalangan dunia pendidikan saja, melainkan juga masyarakat dan kalangan swasta sehingga bisa menyumbang pendapatan daerah”, hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Drs H Pardamean Siregar MAP pada saat acara ekspose program Laboratorium Terpadu, Kamis (19/5) di ruang Biologi Tumbuhan.

Menurut Pardamean, keberadaan laboratorium terpadu sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Dia mencontohkan laboratorium biologi yang bisa digunakan sebagai pusat penelitian dan pengembangan budidaya tanaman hias serta pelatihan pengolahan minyak nilam dan pembuatan ekstrak minyak serai, dimana hasil dari penelitian dan pengembangan tersebut bisa dijual dan tentunya akan menambah pendapatan asli daerah.

Sebagai pusat penelitian, lanjut Pardamean, laboratorium terpadu kedepan juga bisa bekerjasama dengan pihak perkebunan dan instansi pemerintahan daerah (SKPD) dalam hal penelitian hingga aplikasi lapangan, misalnya penelitian uji makanan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang selama ini dikirim ke Medan bisa dilakukan di Tebingtinggi sehingga bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD). “Dinas Pendidikan mendukung penuh program kerja laboratorium terpadu karena memang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat”, katanya.

Selain itu, Kadis Pendidikan juga mengaku akan mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 400 juta pada perubahan anggaran (P.APBD) TA 2011 Kota Tebingtinggi untuk program-program kegiatan yang bisa menghasilkan sumber pendapatan, dimana anggaran itu nantinya bisa diputar lagi sebagai modal kegiatan dan hasilnya diharapkan bisa menambah pendapatan asli daerah. “Diharapkan bantuan dana dari APBD itu nantinya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya buat program kegiatan yang bisa menghasilkan income (pendapatan – red) daerah”, pinta Pardamean,- (JS)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di PENDIDIKAN & BUDAYA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s