Plh. Wako T.Tinggi Kampanye Dan Lecehkan Lulus UN 100 Persen

Tebingtinggi : Pelaksana harian Walikota Tebingtinggi Drs.Hadi Winarno, MM, melakukan kampanye dengan menyebutkan nama dan nomor calon pemungutan suara ulang Pilkada Tebingtinggi. Bahkan, dalam pidatonya juga melecehkan keberhasilan Ujian Nasional siswa se Kota Tebingtinggi hingga 100 persen dengan kata-kata tak pantas.

Pada sambutannya di acara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke 8 dan Bulan Bakti PKK ke 36, Rabu (15/6), di Link.02, Kel Bagelen, Kec. Padang Hilir, Plh. Walikota banyak menyampaikan pesan di luar teks resmi yang disiapkan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan.

Dalam pidato berbau kampanye, Plh Walikota awalnya berpesan menyukseskan pemungutan suara ulang Pilkada. Namun, dalam pesan itu, dia, menyelipkan nama lengkap salah satu calon walikota serta nomor peserta pasangan calon walikota berulang kali, di hadapan publik umumnya PNS dan masyarakat. Pengucapan nama dan nomor calon peserta, dengan membungkus persoalan yang dihadapi sang calon.

Selain itu, dalam pidatonya yang lain, Plh. Walikota yang juga Plt. Sekdako dan Asisten I itu, melecehkan prestasi kelulusan UN 100 persen Kota Tebingtinggi. Pelecehan itu diawali dengan ungkapan, selama ini kita terpaku dengan target gol dan lupa dengan proses. Hadi Winarno, menyontohkan kelulusan 100 persen siswa Kota Tebingtinggi pada UN TA 2010/2011 yang lebih menekankan pada gol dan bukan pada proses tidak perlu lagi. “Kelulusan 100 persen UN itu busyet. Tak perlu itu kalau prosesnya tak jelas,” tegas dia, di hadapan masyarakat. Ucapan busyet (maaf) menilai keberhasilan UN, diucapkan beberapa kali di hadapan hadirin.

Terkait kampanye itu, Ketua KPUD kota Tebingtinggi Wal Ashri, SP, menyayangkan hal itu, jika benar terjadi. Seharusnya, ujar Ketua KPUD, sebagai Plh. Walikota hal itu tak perlu terjadi, karena birokrasi mestinya bersikap netral. “Kalau benar itu terjadi, saya minta Panwas menegur siapa pun itu orangnya dan apapun jabatannya, karena itu tidak dibenarkan,” ujar Wal Ashri.

Hal senada, disampaikan Ketua Panwas Pilkada Ridwan Napitupulu, SH, menegaskan tindakan itu melanggar perundang-undangan. Dikatakan, tindakan Plh Walikota jelas bertentangan dengan UU No.32/2004 pasal 79 ayat 1 dengan ancaman hukuman enam bulan penjara. “Kita akan menanyakannya pada Plh. Walikota dan jika benar akan memprosesnya. Tapi harus ada yang melapor” tegas Ridwan Napitupulu.

Ditegaskan, Panwas bertugas mengawasi kinerja KPUD dan calon peserta, tidak mengawasi birokrasi. Namun, jika ada masyarakat yang melaporkan birokrasi mendukung salah satu calon, baru kita ambil langkah penegakan peraturan, terang dia.

Sementara Kaban PMPK Drs. H. Nizar Rangkuti, mengatakan teks resmi yang dibacakan Plh. Walikota, memang ada menyerukan masyarakat menyukseskan pemungutan suara ulang. Tapi, pada teks itu, tak ada kalimat yang menuliskan nama calon dan nomor calon Pilkada. Kadis Pendidikan Drs. Pardamean Siregar, MAP, enggan mengomentari pidato Plh. Walikota. “Biar masyarakat saja yang menilai,” tegas dia.- (tim)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di PERISTIWA & SEREMONI. Tandai permalink.

2 Balasan ke Plh. Wako T.Tinggi Kampanye Dan Lecehkan Lulus UN 100 Persen

  1. LPKI JATENG berkata:

    salam kenal🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s