Toko Kelontong Dibobol Kawanan Maling

Tebingtinggi : Sebuah toko klontong milik Lili Wahyuni (35) di Jalan Bawang Putih Lingk III Kelurahan Bandar Sakti Kota Tebingtinggi, Rabu (13/7) dini hari sekira pukul 02.00 Wib dibobol kawanan maling, Aibatnya korban mengalami kerugian berkisar Rp. 17 Juta dan kini kasusnya sudah ditangani Polsek Rambutan.

Aksi kawanan maling sempat diketahui oleh pemilik, yang malam itu tertidur sempat mendengar suara berisik dari dalam tokonya, karena merasa curiga ada maling masuk kedalam, dirinya langsung menuju keruangan tokonya. “Aku langsung menjerit ketika melihat dua orang pria memakai baju kemeja pendek, berambut lebat dan berbadan tegap melarikan diri keluar dari jendela kamar mandi belakang,” ungkap Lili.

Karena jeritan Lili, sontak warga yang kebetulan hendak beraktivitas di pasar pagi tersebut ramai-ramai melihat kejadian. Warga langsung mengejar namun pelaku berhasil meloloskan diri dengan lari ke semak-semak. “Yang tertinggal tak sempat dibawa kabur oleh maling, rokok surya satu slop, sendal jepit serta jaket milik pelaku yang tertinggal dibelakang rumah”, ungkap Lili kembali.

Dari kejadian itu, pemilik toko klontong mengalami kerugian berkisar Rp 17 juta yang terdiri dari uang kontan dari dalam laci meja sebesar Rp 8 juta, dua unit PS, satu unit handpone dan beberapa slok rokok.

Saksi mata, Fahmi (20) penjaga malam di Pasar Sakti pada malam itu mengaku mengetahui ada tiga orang pemuda yang masih remaja lalu lalang didepan toko tersebut, sesekali mereka berjalan kebelakang rumah. “Enggak kenal bang, kami pikir warga sekitar yang sedang ronda malam”, bilang Fahmi.

Kapolsek Rambutan, AKP M Simarmata bersama petugas yang mendengar informasi turun ke TKP dan melakukan identifikasi langsung, pelaku diduga lebih dari dua orang. Kawanan maling masuk kedalam toko klontong dengan merusak jendela belakang kamar mandi dan naik melalui tempat pembuangan kotoran. “Penyelidikan sementara, pelaku masih dalam lidik petugas Mapolsek Rambutan,” tegas Kapolsek,-(TIM)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di HUKUM/KRIMINAL. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s