Merasa Ditipu Leader TVI Express,Puluhan PNS Mengadu ke Polres T.Tinggi

Tebingtinggi : Merasa ditipu oleh Leader TVI Express, perusahaan sejenis Multi Level Marketing (MLM) yang berkantor di Jalan Waringin II, Komplek Perumahan Bagelen, Kota Tebingtinggi, puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi mengadu ke Polres Tebingtinggi, Jumat sore (15/7) sekira pukul 17.00 Wib.

Permasalahan ini timbul semenjak mereka bergabung di MLM TVI Express mulai bulan Januari lalu dengan janji dari Leader Kota Tebingtinggi, Arnita Zahara yang juga bekerja di Dinas Kesehatan tepatnya di Puskesmas di Kelurahan Brohol Tebingtinggi, bahwa setiap member yang tergabung sudah membeli voucer biro perjalan dan travel menginap di hotel berbintang dan apabila bisa mencapai titik point delapan orang akan mendapat bonus Rp 100 juta.

Titik point delapan itu, untuk satu member harus menyetor sejumlah uang sebesar Rp 2,6 juta perorang, jadi harus dipenuhi sebanyak delapan titik point dengan jumlah uang Rp 20,8 juta akan mendapat bonus pecah sebanyak Rp100 juta bisa berbentuk voucer ataupun uang tunai.

Salah seorang korban, Hamidah Amd warga Jalan Damar laut Kelurahan Bagelen Kota Tebingtinggi mengaku bahwa pengaduan ini bukan untuk TVI Expressnya, melainkan untuk Leader TVI Express yang ada di Tebingtinggi (Arnita Zahara) yang berkata akan mencairkan dana member delapan titik mendapat Rp 100 juta, namun janji yang diungkapkan mulai bulan Janurai sampai sekarang tak terpenuhi. “Kita permasalahkan leadernya, bukan TVI Expressnya. Leadernya membuat janji-janji palsu, ternyata saat kami tagih janjinya, leader tersebut malah menantang” kata Hamidah.

Dijelaskan karena sore itu, mereka member MLM TVI Express sebanyak 20 orang mendatangi kediaman sekaligus kantor TVI Express di Perumahan di Bagelen, ternyata pihak Ledaer tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut dan pihak leader malah menantang agar dilaporkan ke Polisi dan dipenjara saja. “Dia bilang dengan nada kasar, sudah laporkan saja kepolisi, kalau uang tersebut tidak bisa saya ganti karena sudah di tukar dengan voucer biro perjalanan,” terang ibu-ibu disana.

Sejumlah korban yang melaukan pengaduan ke Polres Tebingtinggi, diantara Neni Dwi Lestari warga Jalan Batu Bara, Huraba warga jalan KF Tandean, Nursyamsi Ardinar warga Jalan Sudirman, Sulastri Kelurahan Brohol, Anthon Suyatno warga Bagelen, Domini Situmorang, bekerja di Kantor BPN Kota Tebingtinggi dan masih banyak lagi yang kesemuanya adalah rata-rata PNS yang bekerja di istansi Pemerintah Kota Tebingtinggi dan anggotanya hampir mencapai 1000 orang.

Terpisah, leader TVI Express Kota Tebingtinggi, Arnita Zahara yang berkantor di dekat kediamannya di Jalan Waringin II, Komplek Perumahan Bagelen, Kota Tebingtinggi saat ditemui wartawan dikantornya membantah semua tuduhan para member anggotanya yang mengadu ke Mapolres Tebingtinggi.

Dikatakannya, bahwa setiap anggota member akan mendapat bonus pencairan Rp 100 juta apabila sudah bisa mampu merangkul sebanyak delapan titik (member) dengan menyetor langsung ke TVI Express sebesar Rp 20.800.000, apabila itu sudah bisa didapat, maka dia berhak untuk mendapatkannya. “Sudah ada yang mendapat Rp 100 juta (US 10,000) dari TVI Express ialah Ibu Ramayani, diakuinya memang yang lain belum bisa mendapat itu karena mereka tidak bekerja kebawah untuk merekurt orang,” tandas Arnita Zahara.

Dijelaskan, masalah janji tiga bulan mulai per Januari hingga April akan di cairkan dana Rp 100 juta untuk member itu sebenarnya tidak ada, karena mereka menyetor kemari ada bukti, bahkan para member mempunyai sendiri nomor PIN di internetnya masing-masing. “Sebenarnya ini dunia bisnis, untung rugi sudah biasa, karena mereka belum bekerja dan hanya duduk-duduk manalah mungkin bisa mendapat bonus tersebut,” jelas Arnita Zahara,- (TIM)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di PERISTIWA & SEREMONI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s