RTRW Kota T.Tinggi 2011-2031, Mewujudkan Kota Satelit dan Kerjasama Lintas Wilayah

Tebingtinggi : Selain mewujudkan Kota Tebingtinggi sebagai Kota Jasa dan Perdagangan, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)  Kota Tebingtinggi Tahun 2011-2031 juga akan  mewujudkan sebagai kota setelit dalam konstelasi pengembangan kawasan strategis nasional wilayah metropolitan Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo) serta mengedepankan kerjasama lintas wilayah dengan pemerintah kabupaten sekitarnya yang meliputi pengelolaan daerah aliran Sungai Padang.

Hal itu mengemuka saat rapat konsultansi public dalam rangka pemutakhiran Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tebingtinggi Tahun 2011-2031, kemarin di Ruang Data Sekretariat Pemko Tebingtinggi.

Diskusi yang dibuka Plh Walikota Tebingtinggi Drs H Hadi Winarno tersebut menampilkan konsultan Jonathan Saragih serta dari Bantek Departemen Pekerjaan Umum Pusat, Jono Sianipar, juga dihadiri Kepala Dinas PU Tebingtinggi, Ir HM Nurdin, Kabid Tata Ruang A Bakri Siregar, Kabid Perencanaan Fisik Prasarana dan Penataan Wilayah Kantor Bappeda Tebingtinggi, Gul Bakhri S, kalangan Asosiasi dan LSM, para Kepala SKPD serta Camat se Kota Tebingtinggi.

Plh Walikota berharap dapat disusun RTRW secara benar dengan mencerminkan berbagai kebutuhan pembangunan yang urgen dengan membawa perubahan yang signifikan. Kebijakan dan strategi penataan ruang tersebut, bertujuan untuk mengembangkan desentralisasi pusat perdagangan dalam skala bagian wilayah kota yang meliputi skala wilayah kota bagian barat, utara, tenggara dan barat daya Kota Tebingtinggi.

Kadis PU Kota Tebingtinggi, Ir HM Nurdin memaparkan, kawasan strategis kota yang akan diprioritaskan penataan ruangnya untuk pengembangan kegiatan social ekonomi ke depan adalah Kawasan Strategis Kota Bejenis – Berohol dan kawasan strategis Bagian Wilayah Kota (BWK) Utara. “Penataan ruang kawasan strategis kota tersebut secara detail akan dijabarkan di dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan atau Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) kawasan”, jelasnya.

Sedangkan kawasan strategis kota yang diperuntukkan dalam rangka pelestarian lingkungan hidup adalah kawasan Sempadan Sungai Padang – Bahilang. “Rencana kawasan lindung (perlindungan setempat) akan dilakukan pengendalian pertumbuhan perumahan disepanjang sempadan sungai terutama pada kelurahan-kelurahan rawan genangan serta membebaskan perumahan sepanjang sempadan sungai secara bertahap melalui prinsip-prinsip ganti rugi kepada masyarakat”, paparnya.

Sementara itu, Kadis PU Tebingtinggi melalui Kabid Tata Ruang A Bakri Siregar menambahkan, hasil rapat konsultansi ini akan dibawa ke Badan Kordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Propinsi untuk mendapat persetujuan dari Gubernur Sumut selanjutnya dibawa ke BKPRN Pusat setelah itu dibawa ke Departemen PU dan selanjutnya baru dikembalikan ke daerah untuk di ‘Perda-kan’ oleh DPRD setempat. “Kita berharap proses penetapan RTRW Kota Tebingtinggi yang sudah dilakukan sejak tahun 2007 lalu bisa berjalan dengan baik” harapnya,- (TIM)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di RAGAM & HIBURAN. Tandai permalink.

Satu Balasan ke RTRW Kota T.Tinggi 2011-2031, Mewujudkan Kota Satelit dan Kerjasama Lintas Wilayah

  1. Utk mewujudkan visi Kota Tebing Tinggi sbg Kota Jasa dan Perdagangan diperlukan upaya pemanfaatan peluang eksternal yakni dg memanfaatkan keberadaan jalan tol Kuala Namu – Tebing Tinggi dan Pelabuhan Kuala Tanjung sbg salah satu PKN (Pusat Kegiatan Nasional).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s