Produksi PDAM Tirta Bulian Berkurang

Tebingtinggi : Pelanggan PDAM Tirta Bulian Kota Tebingtinggi beberapa hari belakngan ini, mengeluh, dikarenakan air yang masuk berkurang bahkan volumenya sangat kecil sekali, sehingga mengganggu aktifitas kebutuhan air sehari-harinya.

Seperti yang diungkapkan Safta Nugraha Isa, warga Jalan Aturmangan Kota Tebingtinggi, Kamis (21/7), bahwa air PDAM yang digunakannya sehari-hari sangat kecil sekali, disamping kecil, juga airnya sedikit agak kurang jernih dan agak berbau.

Keadaan ini sudah berlangsung beberapa hari, yang entah apa sebabnya air PDAM yang sangat dibutuhkan warga sehari-hari ini mengulah, yang kita harapkan secepatnya PDAM dapat mengantisipasinya, tegas Safta.

Hal yang sama juga diungkapkan Afrizal, warga Jalan Badak Kota Tebingtinggi, bahwa air PDAM yang dikonsumsinya setiap hari juga mengulah. Sehingga untuk kebutuhan sehari-harinya terpaksa membeli air bersih per derigent.

Terkait hal itu, Direktur PDAM Tirta Bulian Kota Tebingtinggi Ir.Oki Doni Siregar, kepada wartawan kantornya mengakui bahwa beberapa hari belakangan ini Produksi Air Bersih pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM-red) Tirta Bulian Kota Tebing Tinggi berkurang hingga 40 liter/detik, sehingga membuat pendistribusian air kepada 9.000 orang pelanggannya menjadi berkurang pula.
Menurutnya, hal itu disebabkan bukan karena ‘human error’ (kesalahan manusia-red), melainkan karena terjadi penyusutan atau menurunnya permukaan air sungai padang yang selama ini menjadi bahan mentah (sumber olahan air) bagi BUMD tersebut.

Dijelaskan, akibat berkurangnya suplay air kepada pelanggan PDAM Tirta Bulian, tak ayal banyak pelanggan yang mengeluh, dan kepada para pelanggannya untuk bersabar sembari menunggu pihaknya melakukan penurunan Pipa Intake ke dasar permukaan Sungai Padang, yang terpasang di Water Treatmant Plant (WTP) II atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang terletak di Jalan AMD Kel. Bulian Kec. Bajenis, Kota Tebingtinggi, katanya

Pekerjaan Penurunan Pipa Intake yang terpasang pada WTP II itu, adalah bahagian dari upaya pihaknya untuk memberikan kepuasan bagi para pelanggannya, agar dalam waktu yang secepatnya bisa kembali mensuplay air bersih secara normal kepada para pelanggan.

“Menurunnya produksi air bersih PDAM Tirta Bulian, karena disebabkan telah terjadi penyusutan (menurunnya) permukaan air sungai padang, sehingga air yang masuk ke dalam Pipa Intake hanya 50 % dari debit air yang normal” terang Ir. Oki Doni Siregar.

Kapasitas produksi air pada WTP II atau IPA yang terletak di Jalan AMD Kel. Bulian Kec. Bajenis, selama ini normalnya 80 liter/detik, namun karena faktor penurunan permukaan air sungai padang, kapasitas produksi itu menjadi berkurang yakni berkisar 40 liter/detik, sehingga secara otomatis pula pendistribusian air bersih kepada para pelangan PDAM Tirta Bulian juga berkurang.

Direktur PDAM Tirta Bulian, Ir. Oki Doni Siregar yang juga sebagai Anggota Komisi Konservasi Sumber Daya Air pada Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Sumut untuk Wilayah Sungai Belawan, Sungai Ular dan Sungai Padang itu juga mengatakan bahwa penurunan sungai padang yang terjadi belakangan ini karena disebabkan telah terjadi kerusakan yang cukup parah pada Daerah Air Sungai (DAS). Oleh karenanya Oki Doni menghimbau kepada segala komponen yang terkait untuk bersama-sama melakukan perbaikan dan sama-sama pula melestarikan sungai sebagai sumber kehidupan,- (TIM)

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di RAGAM & HIBURAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s