Rakor Jelang Lebaran : Sembako Aman, BBM Mengkhawatirkan

Tebingtinggi : Menjelang Lebaran Idul Fitri 1432 Hijriah dalam Operasi Ketupat 2011 yang akan direncanakan – 7 (min tujuh) sebelum dan sesudah lebaran, Polresta Tebingtinggi bersama Pemerintah Kota Tebingtinggi menggelar rapat kordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dan agen pengangkutan bus antar kota dikota itu

Rapat kordinasi jelang Operasi Ketupat 2011 dengan Pemko Tebingtinggi dan Muspida yang dibuka Wakapolres Kompol Safwan Khayat didampingi Plt Sekdako H Hadi Winarno, Senin (15/8) di Aula Kambtimas Polres di Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi itu terungkap stock kebutuhan sembako aman sedangkan bahan bakar minyak (BBM) mengkhawatirkan.

“Operasi ketupat 2011 tahun ini agak sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tingkat kriminalitas dari tahun ketahun cenderung semakin meningkat setiap harinya. Hal ini disebabkan bertambahnya jumlah penduduk dan permasalahan ekonomi juga keterbatasan lapangan pekerjaan. Kita berharap, Kota Tebingtinggi menghadapi lebaran nantinya akan kondusif dan aman” papar Wakapolres Tebingtinggi.

Kabag Ops Polres Tebingtinggi, Kompol Usdek Sembayang memaparkan, terjadi terus peningkatan kasus di wilayah Polres Tebingtinggi, untuk tahun 2010 ini saja sudah tercatat 1.178 kasus dan kasus terbesar adalah curat, curanmor, judi dan narkoba. “Dalam kegiatan jelang operasi ketupat kali ini, Polres telah melakukan langkah-langkah tindakan seperti melakukan operasi pekat judi, narkoba, prostitusi, miras, petasan (mercon) dan operasi terhadap balap liar dengan melakukan tindakan tilang,” kata Kabag Ops.

Dijelaskan juga, untuk menghadapi permasalahan tersebut, pihak Polres telah melakukan pengamanan dan antisipasi dibeberapa titik-titik rawan kriminalitas, seperti mengawasi calo tiket angkutan bus dan kereta api, mengawasi SPBU tentang antisipasi langkanya BBM jenis solar dan bensin, langkanya angkutan, awasi pasokan sembako di pasar-pasar, teror bom, kejadian peras, curat, aniaya, curanmor dan curas serta mengawasi peredaran mercon petasan dan penjualan miras ditempat-tempat umum.

“Hasil operasi selama bulan Ramadhan sampai saat ini, balap liar diamankan (ditilang) sebanyak 42 kenderaan roda dua yang knalpot blong serta tidak dilengkapi surat-surat, petasan 114 kotak sebanyak 20.299 bungkus, pekerja seks 2 orang, anak punk sebanyak 3 orang dan miras sebanyak 9 botol,” jelas Kompol Usdek Sembayang dihadapan muspida.

Sementara itu Plt Sekdako Tebingtinggi H Hadi Winarno mengatakan bahwa keterkaitan semua menjelang Ramadhan dan datangnya lebaran ini adalah antisipasi masalah sembilan bahan pokok yang sampai saat ini masih dalam keadaan aman, hal itu disebabkan karena tingkat daya beli masyarakat saat Ramadhan mengalami penurunan.

“Begitupun, kita harus waspada, sebab ulah spekulan tidak kita ketahui untuk memainkan harga pasar agar melambung. Untuk selanjutnya, pemakaian bahan bakar minyak jenis solar dan bensin sampai saat ini dalam posisi menghawatirkan untuk wilayah Kota Tebingtinggi, pasalnya kota ini kota lintas. Kadis Prindagkop harus mewaspadai semua itu” kata Hadi Winarno.

Tampak hadir dalam kegiatan rapat kordinasi itu antara lain, Plt Sekdako Drs H Hadi Winarno, Wakapolres Kompol Safwan Khayat MHum, Danramil 13 Kapten Budiono, Kejaksaan Negeri Tebingtinggi Deli, Brimob Detasmen B Kota Tebingtinggi, Dinas Perhubungan, Satpol PP serta muspida dan ormas yang ada di Tebingtinggi,-

Tentang pwitebingtinggi

Persatuan Wartawan Indonesia
Pos ini dipublikasikan di PELAYANAN/BIROKRASI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s